Pembayaran Kartu Kredit Lewat Kantor Pos
![]() |
Tagihan kartu kredit juga dapat dilunasi lewat kantor pos giro terdekat. |
Aternatif pembayaran kartu kredit berikutnya selain lewat teller bank nonpenerbit ialah melalui jasa kantor pos dan giro. Membayar lewat kantor pos mungkin lebih ekonomis lantaran biayanya tak lebih dari Rp 10.000 untuk sekali transaksi. Namun semua hukum dan kelebihan ini dapat berubah atau ditiadakan kapan saja lantaran menyangkut kerjasama bisnis.
Salah satu alasannya ialah lantaran pamor kantor pos yang semakin terpuruk. Bank tidak pernah mau berafiliasi dengan perusahaan yang tidak dapat melayani konsumen dengan baik. Sejak kala ponsel dimulai dan terlebih internet, pamor kantor pos semakin meredup. Di tahun 1990-an, komunikasi yang dapat kita lakukan hanya lewat surat. Tak ada sarana komunikasi lainnya yang lebih efektif dan efisien. Mau pakai sambungan eksklusif jarak jauh (SLJJ) sudah niscaya mahal dan tidak semua rumah punya telepon. Makara paling berkirim-kirim surat apalagi surat cinta. Ayo ngaku siapa yang masih menyimpan surat cinta sang pujaan hati?
Setelah kala ponsel dimulai, dengan mudahnya kita dapat bersms ria (short massage service). Memasuki kala internet, kita cukup email-emailan saja. Tak perlu kuatir surat tidak hingga ke alamat tujuan, dibuka oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab, dsb. Sudah tak terdengar lagi dongeng atau komplain yang namanya surat biasa, kilat, kilat khusus bahkan petir halilintar yang tidak hingga ke alamat tujuan. Dalam hitungan per sekian detik, sebuah email niscaya hingga ke alamatnya. Gampang sekali bukan?
Tidak ada yang terlalu istimewa membayar kartu kredit lewat kantor pos. Bahkan boleh dibilang jarang dipakai nasabah apalagi di kota besar menyerupai Jakarta, Medan, Surabaya dan Makassar. Paling hanya biayanya saja yang lebih murah. Di kota kecamatan atau kabupaten di pelosok daerah, menemukan kantor pos mungkin lebih praktis daripada menemukan salah satu cabang bank atau mesin ATM. Makara kalau rumah Anda jauh dari bank atau loket mesin ATM, tak ada salahnya memakai jasa kantor pos. Cuma maklumi saja jikalau pelayanan atau suasananya berbanding 180 derajat dari bank.
Kantor pos giro itu dikelola pemerintah dan mana ada sih pelayanan pemerintah yang baiklah punya tanpa perlu dicambuk oleh yang namanya persaingan bisnis? Kerja atau tidak kerja kalau sudah jadi pegawai negeri (PNS) susah dipecat. Reward and punishment-nya tidak berjalan baik. Jalur birokrasinya panjang sekali hanya untuk memecat seorang pegawai negeri. Itupun kalau suratnya turun dan tidak hilang di tengah jalan. Mereka pikir honor itu dari uang negara dan bukan uang konsumen. Makanya orientasi mentalitasnya jelek. Lihat saja berapa banyak BUMN yang merugi terus. Lain lagi dengan swasta lantaran mereka dididik bahwa yang menggaji bukan bos tetapi konsumen. Bisnis tanpa memperhatikan konsumen maka semua perusahaan akan tutup.
Sponsored links Pembayaran Tagihan Lewat Kantor Pos:
Sumber http://www.mafiakartukredit.com