Data Info Saudara Tidak Serumah
![]() |
Pastikan menulis dengan terang alamat saudara tak serumah berikut nomor telepon yang dapat dihubungi. |
Selain data pribadi dan data pekerjaan, warta berikutnya yang harus Anda berikan dengan terang kepada pihak bank yaitu data keluarga atau saudara tidak serumah. Mengapa warta ini perlu diisi dengan jelas? Supaya bank gampang melaksanakan kroscek ulang terhadap aplikasi kartu kredit Anda. Bank bukan orang kolot yang begitu saja percaya omongan Anda. Mereka akan memastikannya dengan melaksanakan kroscek ulang kepada pihak yang paling kompeten dan dapat diandalkan. Siapa lagi kalau bukan saudara Anda sendiri?
Ada 3 poin penting yang harus Anda isi dengan baik berkaitan dengan kolom saudara tidak serumah ini. Ketiga poin tersebut adalah:
- Nama
- Nomor Telepon
- Alamat Rumah
Nama Saudara Tidak Serumah
Pastikan Anda menulis dengan terang nama saudara Anda. Bank akan menghubungi nama tersebut untuk menanyai sedikit wacana status dan data diri Anda. Biasanya analis bank akan menanyakan ulang nama gadis ibu kandung Anda, kawasan tinggal Anda, pekerjaan Anda serta hubungan mereka dengan Anda. Jika salah menjawab atau tidak sama dengan tanggapan Anda, status aplikasi kartu kredit Anda diragukan, di-pending (tunda) atau bahkan di-reject (tolak).
Misalnya nama gadis ibu kandung Anda adalah: Wa Ode Nirmala tetapi dijawab oleh saudara Anda: Wa Onde Nurmala. Sudah jauh berbeda bukan? Permohonan kartu kredit Anda niscaya ditolak. Menurut bank, calon nasabah ibarat ini tidak konsisten dan dapat jadi referensi saudara tak serumah ini bohongan. Kalau tidak bohong bagaimana dapat tidak tahu nama ibu kandung saudaranya sendiri? Contoh lain contohnya Anda bilang tamatan S1 Atmajaya tetapi dijawab oleh saudara Anda tamatan S1 ITB atau dijawab tidak tamat SMA, apakah akan diterima? Pasti pribadi dicoret aplikasi kartu kredit Anda sebab Anda dianggap mencoba menipu alias tidak jujur. Orang yang tidak jujur diragukan kredibilitasnya sehingga tidak akan diberikan pinjaman. Anda sendiri malas bekerjasama dengan penipu, apalagi bank? Kurang lebih ibarat itu. Jadi pastikan bahwa apa yang Anda jawab haruslah sama dengan yang dijawab oleh saudara tak serumah Anda tersebut.
Sebagai solusinya begini: kalau Anda sedang mengajukan permohonan kartu kredit, tolong hubungi saudara Anda tersebut terlebih dulu sebelum bank menghubungi mereka. Ajari mereka menjawab hal-hal penting ibarat nama ibu kandung Anda, alamat Anda, pekerjaan Anda, latar belakang pendidikan Anda, dsb. Kaprikornus dikala bank melaksanakan kroscek ulang, semuanya cocok dengan apa yang Anda jawab sebelumnya.
Pada prinsipnya maksud saudara tak serumah ini yaitu orang-orang yang bertalian darah atau emosi dengan Anda ibarat abang adik kandung, sepupu, om tante, keponakan, dsb.. namun dalam kenyataannya dapat juga Anda isi dengan teman kerja, teman kuliah, teman kost atau bahkan pacar simpanan (sephia). Yang penting mereka dapat menjawab dengan terang dan sempurna sesuai yang Anda jawab. Toh bank juga tidak akan kroscek ulang apakah benar-benar bertalian darah, dsb.
Nomor Telepon Saudara Tak Serumah
Bank melaksanakan kroscek hanya melalui nomor telepon, jadi pastikan mencantumkan nomor telepon rumah saudara Anda tersebut. Jika tidak ada nomor telepon sudah niscaya aplikasi kartu kredit Anda akan ditolak. Mengapa? Ya terang sebab bank tidak dapat melaksanakan konfirmasi ulang mengenai data diri Anda. Kalau diminta mencantumkan nomor HP atau nomor telepon kantor saudara Anda, cantumkan saja. Intinya bank ingin berbicara kepada saudara Anda tersebut. Nomor telepon kantor dapat menjadi pengganti nomor telepon rumah pada beberapa perkara atau tergantung kebijakan bank itu sendiri.
Alamat Rumah Saudara Tak Serumah
Tulis dengan terang alamat rumah saudara Anda. Mulai dari nama jalan, nomor rumah, gang, RT/RW, kelurahan, kecamatan, instruksi pos, dsb. Mengapa diharapkan alamat lagi? Bukankah kroscek ulang cukup lewat telepon? Ada alasannya: pertama, bank ingin melaksanakan verifikasi benar tidaknya orang yang mengangkat telepon yaitu orang yang tinggal di alamat tersebut. Jika yang mengangkat telepon saja salah menyebut alamat kawasan tinggal mereka maka dapat dipastikan itu yaitu jaringan penipu kartu kredit yang sedang beraksi. Masa alamat rumah sendiri tidak tahu?
Kedua, bank akan mengejar dan meneror saudara tak serumah kalau Anda kabur atau ngemplang hutang. Bahkan tak segan-segan bank akan mendatangi alamat rumah tersebut untuk mencari Anda. Dengan begitu, saudara Anda ini niscaya akan menghubungi Anda semoga hutang Anda cepat diselesaikan. Sampai di sini paham? Jika tidak dapat tertagih di sana, bank akan menagih di kawasan lain. Makanya jangan pernah mau menjadi referensi saudara tak serumah buat siapa saja dikala mereka mengajukan permohonan kartu kredit. Kalau mereka kabur maka Anda yang akan jadi target umpatan, tagihan dan makian debt collector. Memang bank mustahil akan menagih ke kita tetapi runyamnya itu loh krang...kring...krung...bunyi telepon dan HP. Kalau memang berniat menolong teman pastikan bahwa teman Anda tersebut benar-benar dikenal baik, tahu integritas dan kredibilitasnya. Kaprikornus mereka tidak bakalan ngemplang hutang apalagi kaburin uang kartu kredit.
Kurang lebih itulah 3 poin penting yang harus Anda isi dengan terang dalam aplikasi kartu kredit berkaitan dengan alamat saudara tak serumah.
Sponsored links Informasi Saudara Tidak Serumah:
Sumber http://www.mafiakartukredit.com