Pintar Memakai Kartu Kredit

Kartu kredit sebagai salah satu kemudahan dukungan yang banyak tersedia di masyarakat ketika ini seringkali menjadi momok buat sebagian masyarakat. Kartu kredit seringkali dianggap sebagai pedang bermata dua. Di satu sisi sanggup membantu dan mengatakan kemudahan memperoleh dukungan sewaktu-waktu (meskipun bunganya paling mahal dibanding instrumen hutang yang lain) di sisi lain kita sering mendengar, atau mungkin mengenal orang yang risikonya menjadi korban kartu kredit. Sebenarnya bukan kartu kreditnya yang jahat, namun penggunanya yang seringkali keliru dalam memanfaatkan kartu kredit sebagai instrumen hutang. Sebagai istrumen keuangan, meskipun kartu kredit banyak dipakai oleh masyarakat.. problemnya yakni masyarakat tidak mendapat edukasi yang cukup perihal bagaimana memakai kartu kredit secara baik semoga tidak terjebak dalam lilitan kartu kredit.



Berikut yakni beberapa TIPS memakai kartu kredit:
  1. Plafon atau saldo kartu kredit bukanlah penghasilan tambahan. Setiap sen uang yang anda ambil dari dukungan kartu kredit harus anda kembalikan berikut bunganya. Kewajiban ini yakni mutlak.. apakah anda bekerja atau tidak bekerja, punya uang atau tidak punya uang.
  2. Gunakan kartu kredit hanya bila menguntungkan. Berhutanglah untuk untung, bila tidak untung.. jangan berhutang. Bandingkan bila anda membeli barang yang anda inginkan itu dengan menabung. Apakah harganya menjadi lebih murah atau lebih mahal. Jika ternyata barang yang anda beli akan menjadi lebih mahal (biasanya sih tidak) dan bahkan bila anda membayar bunga kartu kredit itupun anda masih untung maka silakan saja anda membeli dengan kartu kredit. Gunakan kemudahan diskon produk atau jasa yang ditawarkan kartu kredit anda.
  3. Bayar sempurna waktu. Jangan terlambat membayar kartu kredit anda, alasannya akan dikenakan penalti di luar bunga yang anda harus bayar. Ini berarti anda membayar lebih banyak untuk setiap sen yang anda keluarkan untuk barang yang anda beli
  4. Lunasi segera. Jika anda tidak segera melunasi, pihak kartu kredit akan membebankan bunga kepada sisa hutang anda. Bank menginginkan anda tetap mempunyai saldo hutang, alasannya dari sanalah mereka membuat pendapatan dari bunga yang dibebankan kepada anda dari sisa hutang anda. Mengapa pembayaran minimum diletakkan di posisi strategis dalam saldo tagihan anda? Anda diperlukan (oleh bank tentunya) semoga hanya membayar minimal dari pembayaran tagihan anda atau ya tidak jauh dari angka seputar itu. Semakin usang anda berhutang, semakin usang pihak kartu kredit memperoleh income. Jadi, katakan "tidak" pada pembayaran minimum.
  5. Jangan terpengaruhi iming-iming diskon semata. Tahukah anda kartu kredit mengatakan banyak kemudahan diskon ekslusif dengan tujuan semoga anda segera memakai kartu kredit. Strategi berikutnya yakni bagaimana caranya semoga anda tidak segera melunasi hutang anda. Meskipun kita tahu bahwa hutang kartu kredit harus dilunasi segera... melihat goresan pena pembayaran minimal pada lembar tagihan terlihat sangat menarik.
  6. Miliki secukupnya saja. Anda tidak membutuhkan banyak kartu kredit untuk semua keperluan atau diskon yang ditawarkan oleh kartu kredit. Masih banyak kemudahan lain untuk memperoleh proposal diskon khusus untuk hal-hal yang anda inginkan termasuk contohnya layanan jasa voucher diskon yang kini banyak dipasarkan. Miliki 1 atau 2 kartu kredit saja yang mempunyai saldo besar dengan bunga yang rendah.
Kartu kredit bukan musuh bila kita akil memakai dan cermat mengendalikan penggunaannya. Poin, diskon dan penangguhan bunga untuk tagihan bulan pertama selalu sanggup kita manfaatkan sebaik mungkin selama kita disiplin dalam penggunaannya. Semoga manfaat.
Sumber http://www.terapikeuangan.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel