Tutup Kartu Kredit Sebelum Meninggal!
![]() |
Tagihan kartu kredit nasabah yang sudah meninggal. |
Mungkin kisah berikut ini bermanfaat. Kalau sempat, sebelum meninggal, Anda harus menutup rekening kartu kredit Anda. Jika tidak demikian maka tagihannya akan terus ditagihkan untuk Anda. Simak ceritanya di bawah ini:
Nasabah Meninggal vs Tagihan Kartu Kredit
Seorang nasabah kartu kredit meninggal dunia di bulan Januari. Sebelum meninggal beliau sudah melunasi semua tagihan hanya saja tidak sempat menutup rekening kartu kredit tersebut. Toh siapa yang bakal tahu kapan dirinya meninggal?
Februari 2013 tiba tagihan iuran tahunan. Berhubung sudah meninggal dan kini sudah masuk bulan April, otomatis iuran tahunan tersebut membengkak dengan penambahan biaya keterlambatan, bunga, denda, dsb.
Seorang anggota keluarga si nasabah galau kemudian menghubungi bank penerbit kartu.
"Saya ingin memberitahukan bahwa Joko Susilo sudah meninggal!"
"Tetapi rekening atas nama Joko Susilo belum ditutup. Di sini masih ada tagihan iuran tahunan berikut denda dan bunganya," jawab orang bank.
"Jadi harus bagaimana?"
"Sebentar, semoga aku sambungkan dengan atasan saya," kata si customer service seraya mengalihkan panggilan ke supervisor.
"Halo, ada yang sanggup aku bantu?"
"Begini Pak, aku ingin memberitahukan Anda bahwa saudara aku Joko Susilo sudah meninggal."
"Boleh aku tahu dengan siapa aku berbicara?"
"Dengan adiknya."
"Maaf, tetapi Joko Susilo belum sempat menutup rekening kartu kreditnya. Karena belum ditutup, otomatis tagihan tetap berjalan Pak."
"Loh, bagaimana orang yang sudah meninggal sanggup menutup rekening kartu kreditnya?" tampak mulai kesal adik Joko Susilo ini.
"Hmm.. apakah benar Joko Susilo sudah meninggal? Apa mustahil beliau kabur?"
"Sudah meninggal! Apa perlu aku fax sertifikat kematiannya?"
"Ide bagus...boleh juga," balas supervisor sambil menyebutkan nomor fax.
"Jika kami belum mendapatkan bukti fax yang sah atas maut Joko Susilo, terpaksa kami akan terus mengirimkan tagihan."
Adik Joko Susilo mulai emosi, "Hei, Anda ini budeg atau bagaimana? Dibilang sudah meninggal kok masih ingin nagih? Kalau ingin nagih tolong jangan tagih ke alamat rumah saya. Nanti aku berikan alamat baru."
"Baiklah. Tolong berikan alamat gres Joko Susilo."
"Tolong dicatat baik-baik: San Diego Hills, Jade Mansion Blok C6SS. Jl. Exit Tol Karawang Barat 2 Km. 26, Karawang."
"Tapi ini kan pekuburan?"
"Emangnya orang jikalau sudah mati alamatnya di mana ha? *!%#"
Tut...tut...tut...
Sponsored links Tutup Kartu Kredit Anda Sebelum Meninggal: